Cara Ampuh Dapat Pekerjaan untuk Fresh Graduate

3-3.png

Selembar ijazah sudah diperoleh dan ini saatnya untuk mencari pekerjaan. Tapi dari sekian banyak lamaran yang telah dikirim, belum satu pun yang menunjukan hasil positif. Hari demi hari menunggu, pekerjaan tak kunjung diraih, adakah yang salah?

Agar waktu tak semakin banyak terbuang, sebaiknya instrospeksi dulu nih, apakah hal-hal di bawah ini sudah kamu lakukan atau belum, bisa jadi salah satunya belum kamu penuhi sehingga jadi penghambat kebersahilan memperoleh pekerjaan baru. Inilah selengkapnya:

  1. Kirimkan CV dengan kualitas terbaik.

    Professional-CV2-blue-1
    Elite CV

Ibarat memilih produk, pastinya kita memilih yang terlihat dulu dari tampilan baru kemudian cari tau lebih dalam kan?. Nah sama seperti CV, tentunya bukan hanya Anda yang mengirimkan lamaran, jadi pastikan CV yang kamu kirimkan menarik, jelas dan profesional.

Setidaknya dalam CV tersebut tercantum biodata (nama, TTL, no telefon/email), pendidikan, prestasi, keahlian dan pengalaman. Untuk yang terakhir itu, karena Anda masih fresh graduate bisa dimasukan pengalaman organisasi, event (volunteer/panitia), magang, part time dan sebagainya. Pastikan CV tersebut dikemas dengan bahasa Indonesia/Inggris yang baik sesuai dengan EYD atau Grammar. Jika Anda punya banyak informasi, sebaiknya ringkas hal tersebut hanya maksimal 2 lembar saja. Mengapa? Karena CV yang berlembar-lembar diangap oleh pihak HR hanya membuang-buang waktu.

  1. Kirim lamaran dengan etika.
Cara-Kirim-Surat-Lamaran-Kerja-Lewat-Email
Inovasse

Siapa bilang etika hanya berguna ketika kita bertatap wajah atau bertemu dengan orang lain, nyatanya jika kita mengirimkan lamaran pun harus dengan etiak yang baik. Misalnya jika melalui email, sebaiknya cantumkan juga subject dan isi body email tersebut.. Perhatikan nomor 2, isi dengan posisi yang ingin kamu lamar, misalnya kamu melamar posisi sekretaris bisa tulis dengan “Secretary Posistion” dan nomor 3 untuk maksud dan tujuan kamu, bisa dimulai dengan:

Dear Mr/MS….

Sehubungan dengan lowongan iklan yang saya dapatkan di sosial media, saya berniat untuk….

 

Regards,
(Nama pelamar)

 

  1. Pakaian saat interview

Ketika telefon berdering dan ada HRD yang memanggil untuk seleksi interview selanjutnya. Ini adalah kesempatan yang semakin mendekatkan kamu untuk dapat pekerjaan, sebaiknya manfaatkan dengan baik yaitu datang tepat waktu atau 15 menit lebih awal dari jadwal interview. Selanjutnya, tampilkan kesan yang postif dihadapkan recruiter atau HRD.

images (2)
styleinspirations.biz

Perusahaan akan menilai kepribadian kamu bukan hanya dari sikap dan komunikasi saja, tapi dari pakaian juga recruiter akan menilai. Pakailah busana yang pada umumnya digunakan untuk melamar pekerjaan, yaitu atasan putih dan hitam. Karena kedua warna itu sangat netral dan cocok untuk melamar pekerjaan di perusahaan apapun.

DSC00879-750x1213
katiesstyleproject.blogspot.com

Namun beberapa jenis perusahaan seperti media, strat up atau industri kreatif, busana biasanya cenderung tidak mematok harus hitam dan putih. Yang terpenting terlihat rapih, bisa dengan kemeja yang dipadukan dengan celana atau rok semi bahan seperti gambar di atas.

  1. Etika ketika diwawancara.

    images (4)
    Thinkstock.com

Bukan hanya dinilai melalui nilai (ijazah) dan pakaian, tapi perusahaan juga akan menilai melalui tingkah laku atau etika. Ketika pertama kali masuk jangan lupa berjabat tangan, selain itu hindari hal-hal yang membuat kamu terlihat tidak yakin seperti tertawa malu-malu, menatap berkeliling ruangan, atau berpandangan kosong saat diwawancara. Jangan sesekali berbohong karena itu bisa terlihat dari raut wajah dan verifikasi yang dilakukan oleh perusahaan.

  1. Percaya diri saat diwawancara

tips-meningkatkan-kepercayaan-diri-saat-interview-mTwDA8ubIv

Terkadang problem seorang Fresh Graduate masih malu-malu alias tidak percaya diri. Sebaiknya ketika ditanya, jawab dengan artikulasi yang jelas, . Terlalu diam juga akan mengesankan kamu idak percaya diri dan tidak dapat diandalkan.

Nah kebalikan dari hal itu, tak sedikit yang terlalu percaya diri sehingga membuatnya terlihat angkuh dan sulit mengikuti peraturan perusahaan. Jadi buatlah diri kamu percaya diri dengan kadar yang pas, jangan rendah dan jangan berlebihan.

Selain itu, perbanyak cari informasi soal lowongan pekerjaan yang bisa tersebar di mana pun. Bukan hanya melalui situs lowongan kerja, namun juga bisa tersebar di sosial media atau mungkin dari teman atau kerabat Anda. Ada baiknya sebelum kamu lulus, perbanyak jaringan pertemanan sehingga akan berguna untuk masa depan kamu.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s